Lompat ke isi utama

Berita

Hadi Asfuri: Demokrasi Yang Sehat Adalah Demokrasi Yang Tidak Merusak Persatuan Bangsa

agfafafa

BREBES – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Brebes, Hadi Asfuri, sosialisasikan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam konteks berdemokrasi bertempat di Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Jum’at (13/6/2025).

 

Hal tersebut ia sampaikan melalui kegiatan lanjutan tentang sosialisasi pendidikan politik kepada masyarakat dengan tema "Menuju Brebes Beres" yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Brebes . 

 

Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai elemen Masyarakat di Desa Siandong ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah dinamika demokrasi yang terus berkembang.

 

Hadi Asfuri, dalam sambutannya menekankan bahwa demokrasi dan persatuan merupakan dua hal yang saling melengkapi. "Demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang tidak merusak persatuan bangsa. Kita harus mampu berpolitik dengan santun tanpa mengorbankan nilai-nilai kebersamaan," ujarnya.

 

Pentingnya Edukasi Politik Berkarakter

Pada paparannya, Hadi Asfuri menyampaikan bahwa edukasi politik yang berkarakter menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas demokrasi Indonesia.

"Masyarakat perlu memahami bahwa berdemokrasi tidak hanya tentang memilih, tetapi juga tentang bagaimana kita berperilaku politik yang tidak merusak harmoni sosial," jelasnya.

Hadi juga menekankan pentingnya literasi digital dalam era informasi saat ini. "Hoaks dan disinformasi dapat merusak persatuan. Oleh karena itu, masyarakat harus cerdas dalam memilah informasi," tambahnya.

 

Partisipasi Aktif Berbagai Elemen

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan perwakilan media.

Hadi Asfuri menambahkan bahwa nilai-nilai agama dan Pancasila harus menjadi pedoman dalam berdemokrasi. "Agama mengajarkan kita untuk saling menghormati perbedaan. Ini sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika," katanya.

Hadi Asfuri juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga perdamaian dan persatuan di tingkat grassroot. "Perempuan seringkali menjadi agen perdamaian di masyarakat. Bawaslu Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus menyebarkan pesan persatuan," ungkapnya.

 

Komitmen Bersama Jaga NKRI

Dalam sesi diskusi, peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait tantangan menjaga persatuan di era digital. Beberapa isu yang dibahas antara lain dampak media sosial terhadap polarisasi masyarakat dan strategi menghadapi ujaran kebencian.

Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Kabupaten Brebes berencana akan terus menggelar kegiatan serupa di tingkat kecamatan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. "Kami akan terus membentuk pengawas partisipatif yang akan menjadi ujung tombak sosialisasi di desa-desa," kata Hadi.

 

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Brebes dalam menjalankan fungsi pencegahan pelanggaran pemilu sekaligus membangun budaya demokrasi yang sehat di masyarakat.

Penulis dan Foto: Bawaslu Kabupaten Brebes

Editor: Bawaslu Kabupaten Brebes