KKN Tematik: Bawaslu Brebes Berikan Pembekalan, Mahasiswa Siap Jadi Kader Pengawas Partisipatif dan Terjun Ke Masyarakat Wujudkan Kampung Pengawasan
|
BREBES (15/06/2025) - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Brebes bekerja sama dengan Bawaslu Kabupaten Brebes menyelenggarakan pembekalan bagi mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang berfokus pada penguatan pengawasan partisipatif. Kegiatan ini digelar di Aula STAI Brebes sebagai persiapan bagi mahasiswa yang akan diterjunkan ke sejumlah desa dalam program bertajuk Desa Pengawasan.
Kegiatan dibuka oleh Ketua STAI Brebes, Solekhul Amin, M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan harapan agar program ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa secara akademik dan praktis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat desa serta mendukung kinerja lembaga terkait, khususnya Bawaslu. “Kami meyakini, KKN Tematik ini dapat menjadi ruang sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan institusi pengawas pemilu dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya pengawasan berbasis partisipasi,” ujarnya.
Selanjutnya, perwakilan dari Badan Perencanaan dan Pengembangan Daerah (Baperida) Kabupaten Brebes turut memberikan sambutan. Dalam arahannya, Baperida menyampaikan apresiasi yang tinggi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN Tematik ini. Program kolaboratif antara kampus dan Bawaslu tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong peran aktif pemuda dan mahasiswa dalam pembangunan sosial masyarakat desa.
Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, Hadi Asfuri, S.T., turut hadir dan memberikan sambutan. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan strategi penting yang dapat dibangun kapan saja, tidak terbatas hanya pada masa tahapan pemilu. “Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat berperan aktif membangun budaya pengawasan yang tumbuh dari masyarakat sendiri. Program desa pengawasan bukan hanya simbolik, tapi bagian dari gerakan kolektif untuk mewujudkan demokrasi yang berintegritas,” ujar Hadi.
Pembekalan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Amir beserta tim dari Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kabupaten Brebes. Materi berfokus pada penguatan pemahaman mahasiswa mengenai pengawasan partisipatif, metode pendekatan masyarakat, serta langkah-langkah teknis pelaksanaan program di desa masing-masing.
Mahasiswa dibekali dengan strategi penyusunan program kerja, teknik komunikasi publik, serta praktik membangun kolaborasi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat. Pembekalan juga diselingi diskusi interaktif agar mahasiswa dapat memahami konteks nyata di lapangan.
Dengan pembekalan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan perannya secara aktif sebagai edukator, fasilitator, dan penggerak masyarakat dalam menciptakan lingkungan desa yang sadar akan pentingnya pengawasan sosial dan demokrasi yang partisipatif.
Penulis dan Foto: Prisa Ratna Andriyani
Editor: Bawaslu Kabupaten Brebes