Lompat ke isi utama

Berita

Pendidikan Politik dan Pendidikan Demokrasi : Kalau Bukan Kita Siapa Lagi, Kalau Tidak Dimulai Sekarang Kapan Lagi.

Brebes – Bawaslu Kabupaten Brebes menggelar Talk Show Refleksi Pelaksanaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang mengusung tema “Pendidikan Politik dan Demokrasi Bagi Pemuda”. Inisiasi ini merupakan bentuk tindak lanjut Bawaslu Kabupaten Brebes membangun komunikasi dengan para Kader SKPP diwilayah Kabupaten Brebes, Kamis (11/11/2021) siang.

“Menarik saat mendengar informasi pendaftaran SKPP di media sosial, kata Magfiyah saat mengikuti obrolan via Daring”. Pelaksanaan SKPP dasar yang terlaksana di Titik lokasi (Tilok) Kabupaten Brebes pada tanggal 22 s.d 24 September 2021 di Hotel Gran Dian Brebes. Awal mendaftar kegiatan ini menempuh beberapa proses persyaratan yang perlu dilengkapi. Sampai dengan diumumkannya peserta - peserta yang lolos saya masuk dalam daftar untuk mengikuti SKPP Dasar, kemudian para kandidat dimasukan dalam grup Whatsaap untuk mengetahui perkembangan lanjutan.

Sebelum mengikuti kegiatan SKKP Tingkat Dasar yang dipelaksanaanya dimasa pandemi ada beberapa persayaratan protokol kesehatan yang perlu dipenuhi seperti kartu vaksin dan juga tes antigen.

“Ada sesuatu yang unik ketika mengikuti SKPP Tingkat Dasar kemarin, dimana pemateri dan audiens tidak ada sekat namun yang menonjol fasilitator yang memberikan tema diskusi pada para peserta untuk membedah tema diskusi dari sudut pandang masing – masing, “ ujar Magfiyah.

Ircham Arifudin sebagai moderator dalam kegiatan daring ini memberikan pertanyaan pada magfiayah perihal pemaham tentang politik dan demokrasi sebelum mengikuti SKPP dan sesudah mengikuti SKPP.

Menurut magfiyah bahwa konteks politik dan demokrasi bagi pemuda itu sangat penting, dimana peran pemuda sangat dibutuhkan untuk membatu menyampaikan ke khlayak luas bagaiman cara membangun demokrasi yang baik. Dari tindak lanjut ini kemudian kami membentuk suatu wadah Gerakan Pemuda Melek Politik harapannya pemuda dapat menjadi mata dan telinga dari Bawaslu yang lantang berteriak malawan pelanggaran pemilu.

Natasya Yovan kader SKPP Kabupaten Brebes yang turut mengikuti SKPP Tingkat Dasar kemudian berlanjut pada SKPP Tingkat Menengah di Semarang. Berbeda halnya SKPP Tingkat Dasar dan SKPP Tingkat Menengah. Pada SKPP Tingkat menengah peserta medapat gambaran lebih luas mengingat skala potensi pelanggaran yang jauh lebih serius diwilayah Provinsi Jawa Tengah.

Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan SKPP tercetus wadah bagi pemuda/I Kabupaten Brebes dalam mengawal mekanisme pemilu dan demokrasi yaitu Formasi (Forum Masyarakat Kawal Demokrasi), hal ini bagian dari edukasi untuk masyarakat dalam upaya pencegahan mengawal demokrasi.

Model pendidikan politik dan demokrasi dilingkungan sekolah menjadi pondasi penting sejak dini, ujar Muhammad Anas Rifa’i Guru PPKN SMA Negeri 1 Brebes.

Ada 3 ranah yang disentuh pada pendidikan Politik di Sekolah yang pertama pengetahuan kewarganegaraan, kedua sikap berkewarganegaraan, ketiga terampil. Contohnya yang diterapkan di lingkungan sekolah pemilihan ketua OSIS, intrakulikuler seperti kolaborasi dengan lembaga negara/ pemerintahan, dan kegiatan ekstrakulikuler.

Seberapa penting pendidikan politik dan pendidikan demokrasi bagi para pemuda kita? “Sangat penting, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi”.

Highlight-nya upaya pendidikan politik dan demokrasi bagi pemuda ini patut dipupuk sejak dini dengan harapan melahirkan wajah baru demokrasi.

 
Tag
Bawaslu Brebes
Bawaslu Provinsi Jawa Tengah
Bawaslu RI
Berita
Berita Terbaru