Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu RI dan Komisi II DPR RI Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

kjgkx

Brebes - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Desa Dukuhtanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis (5/11/2026).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan publik dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu yang demokratis, jujur, dan berintegritas.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, Hadi Asfuri, beserta seluruh anggota Bawaslu Kabupaten Brebes. Turut hadir Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Brebes bersama jajaran staf. Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI, Shintya Sandra Kusuma, hadir sebagai narasumber utama yang menyampaikan materi mengenai pentingnya menolak politik uang dalam Pemilu guna mewujudkan pemilih yang cerdas dan berintegritas.

 

Dalam pemaparannya, Shintya Sandra Kusuma mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh praktik politik uang yang dapat merusak kualitas demokrasi. Masyarakat diharapkan mampu menggunakan hak pilih secara bijak dengan mempertimbangkan kualitas, integritas, serta rekam jejak calon pemimpin, bukan berdasarkan iming-iming materi atau keuntungan sesaat.

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, Hadi Asfuri, menyampaikan bahwa pengawasan Pemilu bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Bawaslu sebagai lembaga pengawas, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

 

"Pengawasan Pemilu membutuhkan peran serta masyarakat. Kami berharap masyarakat tidak hanya hadir sebagai pemilih pada hari pemungutan suara, tetapi juga turut berpartisipasi mengawasi setiap proses penyelenggaraan Pemilu, termasuk berani menolak dan melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran, khususnya praktik politik uang," ungkap Hadi.

 

Lebih lanjut, melalui kegiatan sosialisasi ini, Bawaslu berharap pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengawasan partisipatif semakin meningkat. Kesadaran untuk menolak politik uang dan berani mengawasi jalannya Pemilu menjadi modal penting dalam membangun demokrasi yang sehat dan berintegritas.

 

Bawaslu Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus mendorong penguatan pengawasan partisipatif melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, pengawasan Pemilu diharapkan tidak hanya berjalan secara kelembagaan, tetapi juga menjadi gerakan bersama dalam menjaga kualitas demokrasi.

Penulis dan Foto: Imanda Yustin N

Editor: Bawaslu Kabupaten Brebes