Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Brebes Dorong Peran Aktif Anak Muda Kawal Pemilu Lewat Pengawasan Partisipatif di Acara Muswil Perisai Demokrasi Bangsa

14ffrer

Brebes, 14 Juni 2026 – Bawaslu Kabupaten Brebes mengambil peran strategis dalam Musyawarah Wilayah I Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) Provinsi Jawa Tengah yang digelar di King Royal Hotel Brebes. Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu, Bawaslu Brebes tidak hanya hadir sebagai undangan, tetapi juga menjadi narasumber kunci dengan menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengawasan pemilu partisipatif.

 

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Jawa Tengah, Bupati dan Wakil Bupati Brebes, jajaran KPU Jawa Tengah dan KPU Brebes, Bawaslu Brebes, Dandim Brebes, serta Kasat Intelkam Polres Brebes. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya menjelang berbagai tahapan pemilu ke depan.

 

Pada kesempatan ini  Amir Fudin, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kabupaten Brebes. Memaparkan materi yang bertajuk "Mengawal Demokrasi: Peran Strategis Anak Muda dalam Gerakan Pengawasan Pemilu Partisipatif", Amir menekankan bahwa generasi muda khususnya Gen Z dan Milenial memiliki potensi besar karena menguasai 56 persen suara pemilih sekaligus fasih dalam teknologi digital.

 

“Anak muda bisa menjadi garda terdepan dalam pencegahan politik uang, pelaporan berbasis bukti visual, serta melawan hoaks di media sosial. Pengawasan pemilu bukan hanya tugas Bawaslu, tetapi hak setiap warga negara, termasuk generasi muda,” ujar Amir Fudin di hadapan peserta muswil.

 

Tiga peran kunci yang ditawarkan Bawaslu Brebes kepada Perisai Demokrasi Bangsa adalah: pertama, edukasi komunitas untuk memperkuat literasi politik pemilih pemula; kedua, pelaporan aktif dengan mengumpulkan dokumentasi dugaan pelanggaran; dan ketiga, gerakan anti-hoaks melalui verifikasi informasi yang beredar di lini masa. Amir juga mendorong PDB untuk membangun klinik pemilu komunitas serta sinergi berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan.

 

Muswil I PDB sendiri berlangsung dari 13 hingga 14 Juni 2026, diawali dengan pembukaan resmi, sambutan para pejabat, hingga sidang pleno pemilihan ketua dan tim formatur periode 2026–2029. Bawaslu Brebes menilai kegiatan ini sebagai ruang strategis untuk menumbuhkan kesadaran politik sekaligus membangun jaringan pengawasan partisipatif yang lebih kuat di tingkat wilayah.

 

Dengan terselenggaranya muswil ini, Bawaslu Kabupaten Brebes berharap Perisai Demokrasi Bangsa dan organisasi kepemudaan lainnya dapat terus berkolaborasi dalam mengawal demokrasi yang bersih, jujur, dan adil. “Gerakan kawal suara harus dimulai dari komunitas terkecil. Anak muda adalah kunci masa depan demokrasi kita,” tutup Amir Fudin.

Penulis dan Foto: Prisa Ratna A
Editor: Bawaslu Kabupaten Brebes