Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sosialisasikan Pendidikan Politik di Universitas Peradaban, Dorong Mahasiswa Jadi Pemilih Cerdas dan Kritis

dfgvfd

Foto bersama kegiatan Sosialisasi pendidikan politik bertajuk “Sosialisasi Pendidikan Politik dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dan Kualitas Demokrasi” di Universitas Peradaban, Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Brebes-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Brebes menggelar sosialisasi pendidikan politik bertajuk “Sosialisasi Pendidikan Politik dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dan Kualitas Demokrasi” di Universitas Peradaban, Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi upaya untuk meningkatkan pemahaman politik mahasiswa sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas.

 

Rektor Universitas Peradaban, Sutarmin, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama dengan lembaga lain sebagai upaya memperluas wawasan dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

 

“Setiap bentuk kerja sama dengan Universitas Peradaban kami terima dengan keterbukaan sebagai upaya membuka wawasan dan ilmu pengetahuan. Kami juga berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh civitas akademika dan mitra strategis,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, Universitas Peradaban terbuka untuk bersinergi dengan berbagai lembaga, sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyampaikan saran dan kritik secara terbuka dalam forum yang tepat.

 

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, Hadi Asfuri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor Universitas Peradaban serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

 

Ia menegaskan bahwa pendidikan politik penting diberikan kepada mahasiswa sebagai warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dan berperan dalam menentukan arah kepemimpinan bangsa.

 

“Mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan kritik. Namun, kritik tersebut harus disampaikan melalui forum yang baik, dengan cara yang tepat, serta dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Kesbangpol, Fetiana, berharap mahasiswa dapat menjadi pemilih yang kritis, cerdas, dan berintegritas pada pemilu mendatang. Ia menekankan pentingnya menggunakan hak pilih secara bijaksana agar dapat menghasilkan pemimpin yang amanah dan mampu membawa bangsa ke arah yang lebih baik.

 

“Mahasiswa diharapkan dapat memberikan suara dengan bijak agar kita memperoleh pemimpin yang amanah. Selain itu, mahasiswa juga harus menjadi pemilih cerdas yang mampu menyaring informasi, terutama yang beredar di media sosial, sehingga dapat membedakan berita yang benar dan berita bohong atau hoaks,” jelasnya.

 

Pada sesi penyampaian materi, Rektor Universitas Peradaban membahas pendidikan etika, budaya, dan politik. Ia menjelaskan bahwa pembentukan karakter menjadi salah satu fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat dan berdemokrasi. Setiap individu perlu memiliki karakter moral, seperti kejujuran dan amanah, serta karakter kinerja yang didukung oleh penguasaan ilmu pengetahuan.

 

Materi berikutnya disampaikan oleh anggota Bawaslu Brebes yakni Amir Fudin yang menyoroti pentingnya pengawasan masyarakat terhadap data pemilih. Keterlibatan masyarakat dalam mengawasi data pemilih menjadi bagian penting untuk mewujudkan data pemilih yang akurat, transparan, dan mutakhir sebagai pondasi Pemilu mendatang yang lebih  berkualitas.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Sejumlah pertanyaan disampaikan peserta, mulai dari pemahaman mengenai kotak kosong, strategi mencegah sikap apatis politik di kalangan anak muda, hingga peran mahasiswa dalam pendidikan politik.

 

Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap mahasiswa Universitas Peradaban dapat menjadi bagian dari masyarakat yang aktif mengawal demokrasi, berani menyampaikan kritik secara bertanggung jawab, serta mampu menangkal penyebaran hoaks dan praktik politik yang dapat merusak kualitas pemilu.

 

Pendidikan politik tidak hanya bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih, tetapi juga membangun kesadaran bahwa demokrasi yang berkualitas membutuhkan pemilih yang kritis, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Penulis dan Foto: Imanda Yustin N

Editor: Bawaslu Kabupaten Brebes